Jumat, 20 Maret 2015

Struktur Program C++



            Bahasa C++ diperkenalkan oleh Stroustrup sekitar tahun 1980. Bahasa ini sebernarnya adalah pengembangan dari bahasa C. Penambahan yang dilakukan pada C++ adalah penggunaan class yang memungkinkan konsep pemrograman berorientasi objek. Ketika bahasa C++ diperkenalkan secara komersial, C++ banyak mendapatkan dukungan dari kalangan programmer, khususnya programmer yang memakai bahasa C. Hal ini karena fungsi-fungsi yang dipakai di dalam bahasa C masih dapat juga dipakai dalam bahasa C++. Banyak software komersial yang ada saat ini diciptakan dengan menggunakan bahasa C++. Hal ini menunjukan bahwa bahasa C++ adalah bahasa yang handal dan cukup populer dikalangan programmer. Saat ini ada banyak kompiler bahasa C++ yang sering kali digunakan oleh para programmer seperti Turbo C++, Microsoft C++, Borland C++, Symantec C++, dan Watcom C++. Meskipun berbeda dalam pembuatannya, namun pada penulisan kode-kode program tidak jauh berbeda.
            Sebagai pengetahuan dasar, hal-hal yang harus diketahui dalam membuat program dengan komputer adalah struktur program, punctuator (tanda) yang digunakan dalam bahasa pemrograman, pemberian komentar, perintah input-output, pembuatan variabel, konstanta, dan tipe datanya, operasi aritmatika, perintah kondisional, perintah perulangan, penggunaan array dan pengenalan pemrograman berorientasi objek.
·        Struktur Program C++ : Secara sederhana, bahasa C++ memiliki struktur pemrograman yaitu, Header -> Fungsi-fungsi -> Program Utama.
            Header, digunakan mengikutsertakan fungsi-fungsi library maupun file-file yang berkaitan dengan program yang akan ditulis. Salah satu contoh penggunaannya adalah file iostream.h untuk menjalankan proses input dan output. Untuk mengikutsertakan file-file lain digunakan perintah #include<nama file>.
            Fungsi, bagian yang biasanya digunakan untuk membuat sub program. Bagian ini tidak harus ada apa bila programmer memang tidak perlu membuat sub program.
            Program Utama, ditunjukan melalui fungsi main(). Bagian ini harus ada saat menulis program dengan bahasa C++, karena pada bagian ini berisi perintah-perintah yang harus digunakan oleh komputer untuk menghasilkan aplikasi yang diinginkan oleh pembuat program.
Contoh:
#include <iostream.h>
Main()
{
    cout <<”hello you”;
}
·        Punctuator : Ada beberapa tanda yang digunakan dalam penulisan kode program. Tanda yang digunakan dalam menulis program C++ adalah tanda-tanda sbb:
()  Untuk grup ekspresi dan parameter fungsi.
{ }  Untuk pengelompokan perintah.
;    Untuk mengakhiri baris perintah.
:    Untuk memberi nama suatu perintah.
=   Untuk memberi nilai.
·        Komentar :  Adanya komentar akan memudahkan dalam mendokumentasikan program yang dibuat. Komentar tidak akan dieksekusi saat program dijalankan. Ada dua cara untuk memberikan komentar pada kode program, yaitu:
Tanda // untuk memberi komentar pada satu baris
Tanda /* diawal komentar dan tanda */ diakhir komentar apabila komentar lebih dari satu baris.
·        Perintah Input dan Output : Untuk menjalankan perintah input dan output pada C++ digunakan file iostream.h. Hal ini berbeda dengan bahasa C yang menggunakan file stdio.h. Perintah untuk input adalah cin dan untuk output adalah cout.
Contoh:
#includen <iostream.h>
main ()
{
  string nama;
  cout << “Masukan Nama : “ ;
  cin >> nama;
  cout << “Bagaimana Kabarmu? “<< nama;
Saat dijalankan, kode program tersebut akan meminta masukan yang akan disimpan pada variabel nama. Kemudian akan menampilkan tulisan “Bagaimana Kanbarmu?” diikuti dengan teks yang dimasukan sebelumnya.
·        Variabel, Konstanta : Variabel adalah suatu tempat yang disediakan dalam memori untuk menampung data dan nilai data yang dimasukan kedalamnya dapat dirubah sewaktu-waktu. Setiap variabel memiliki nama untuk mengidentifikasi data yang dikandungnya.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan variabel:
-          Nama variabel dimulai dengan alfabet
-          Sebaiknya bersifat unik, tidak boleh ada nama variabel yang sama dalam satu program
-          Perhatikan penulisan huruf besar dan kecilnya kareba C++ bersifat case sensitif
-          Gunakan nama variabel sesingkatnta, meskipun penamaan variabel panjangnya boleh beberapa saja
-          Jangan gunakan tanda baca, spasi, tanda-tanda yang dipakai dalam perhitungan
-          Bila nama variabel lebih dari satu kata, bisa menggunkan garis bawah untuk menghubungkannya
-          Selain hal-hal diatas, ada beberapa keyword yang dipakai oleh C++ yang tidak boleh digunakan dalam penamaan variabel maupun pendeklarasian lainnya.
          Setiap variabel memiliki ruang lingkup dimana variabel tersebut dikenal. Variabel yang dikenal diseluruh bagian program disebut variabel global, sedangkan variabel yang hanya dikenal dalam suatu fungsi saja disebut variabel lokal.


Senin, 16 Maret 2015

Softskill: HIV Menyebar ke Rumah Tangga




            Jakarta, Kompas.com - Tren penularan Human Immunodeficiency Virus di Indonesia telah bergeser, dari sebelumnya dipicu aktivitas berisiko tinggi, kini menyebar ke populasi umum dengan perilaku berisiko rendah, termasuk ibu rumah tangga. Karena itu, pemerintah diminta meningkatkan upaya pencegahan penularan virus ganas itu.

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan mencatat, hingga September 2014, orang dengan AIDS dari kalangan ibu rumah tangga 6.539 jiwa, atau tertinggi dari sisi profesi. Urutan di bawahnya ialah kelompok wiraswasta dengan jumlah 6.203 jiwa.

Sementara penjaja seks, profesi berisiko tinggi tertular HIV, yang mengalami AIDS ada di urutan keenam terbanyak, yakni 2.052 jiwa. "Secara teoretis, pemerintah tahu pola penularan yang menjangkau kelompok dengan perilaku berisiko rendah, tetapi kurang antisipasi," kata Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Inang Winarso, yang dihubungi dari Jakarta, Sabtu (14/3).

Tren itu sudah diprediksi sejak 1987, atau sejak HIV pertama kali ditemukan di Indonesia. Inang menyebutkan, tren penularan HIV pada ibu rumah tangga sebagai gelombang keempat.

Gelombang pertama terjadi pada 1987-1997, ditandai tren penularan melalui hubungan seks sejenis pada pria. Pada 1997-2007 gelombang kedua berlangsung, yakni tren penularan lewat jarum suntik oleh pengguna narkoba. Tahun 2007 hingga 2011 adalah gelombang ketiga, ditandai tren penularan lewat hubungan heteroseksual berisiko tinggi tertular HIV, terutama lewat transaksi dengan pekerja seks.

Mulai 2011, gelombang keempat mulai tampak, yakni tertularnya kelompok dengan perilaku berisiko rendah, termasuk ibu rumah tangga. Inang memperkirakan, tiga tahun terakhir, jumlah orang dengan AIDS dari kelompok ibu rumah tangga naik dua kali lipat tiap tahun.


Kondisi Papua

Menurut Inang, tren peningkatan penularan pada ibu rumah tangga lebih dulu terjadi di Papua, sekitar tahun 2000. Sebab, Papua tak mengalami tren penularan pada pengguna narkoba dengan jarum suntik sehingga langsung masuk fase penularan lewat hubungan heteroseksual.

Data per September 2014, jumlah kasus HIV di Papua mencapai 16.051 orang, tertinggi ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Namun, prevalensi infeksi di Papua paling tinggi, yakni 566,50 per 100.000 penduduk.

Jack Morin, antropolog dari Universitas Cenderawasih, mengatakan, pada Desember 2014, jumlah perempuan yang tertular HIV di Papua hampir sama dengan yang dari kelompok laki-laki. Perempuan yang terinfeksi HIV sekitar 9.400 orang, dan laki-laki yang tertular sekitar 9.600 orang. Itu menunjukkan tingginya penularan pada ibu rumah tangga di Papua.

Jack menilai, salah satu penyebab adalah kuatnya budaya patrilineal atau sistem kekerabatan didominasi pria, terutama di pedesaan. "Ada 276 etnis di Papua, hampir semuanya memiliki budaya patrilineal," ucapnya.
Dalam sistem kekerabatan itu, suami berperan sebagai pencari nafkah sehingga kerap keluar rumah, dan istri mengurus rumah tangga. Jika suami pergi ke beberapa tempat dan bertransaksi dengan penjaja seks, istri rentan tertular HIV saat berhubungan badan dengan suami.

Terkait hal itu, pemerintah didesak agar segera bertindak untuk menekan peningkatan penularan pada ibu rumah tangga, antara lain dengan mendorong penggunaan kondom. Jika dibandingkan penjaja seks, jumlah ibu rumah tangga lebih besar meski perilaku berisiko rendah. Inang memperkirakan, ibu rumah tangga di Indonesia berjumlah 80 juta jiwa, sedangkan jumlah penjaja seks 200.000-300.000 orang.

Posisi ibu rumah tangga terkait masa depan bangsa, yakni melahirkan bayi-bayi sehat. "Ini mumpung masih fase awal. Jika  terlambat, tren penularan masuk ke gelombang lima, yakni penularan HIV pada banyak bayi," ucap Inang.

Kepala Seksi Standardisasi Subdirektorat AIDS dan Penyakit Menular Seksual Kemenkes Endang Budi Hastuti menjelaskan, sejak 2013 ada program penawaran tes HIV bagi ibu hamil demi mencegah penularan pada bayi jika ibu HIV positif. Dengan jaminan kesehatan nasional, pasien tak dipungut biaya. (JOG)

Ref: http://health.kompas.com/read/2015/03/16/141600423/HIV.Menyebar.ke.Rumah.Tangga 


Komentar & Pendapat:

            Sebenarnya HIV tidak akan menyebar sampai ke tingkat yang lebih umum jika kesadaran masyarakat tinggi terhadap bahaya seks bebas (dalam konteks ini penyebab utamanya penularannya melalui seks). Dalam hal ini seharusnya pemerintah dan tokoh masyarakat berperan aktif dalam membina masyarakat terutama dalam mengedukasi para suami-istri. Edukasi yang saya maksud disini seperti mengajarkan para istri untuk lebih memahami mengenai seks, menjaga agar suami tidak bosan dengan rumah tangganya, juga menjaga keharmonisan rumah tangga. Biasanya para suami yang betransaksi dengan para PSK adalah suami yang bosan dengan kehidupan rumah tangganya, bagaimana tidak? Jika rumah tangga yang ia jalani dianggap menyenangkan, tidak membosankan sekalipun dihadapi dengan masalah yang besar maka si suami akan berpikir panjang jika akan melakukan hubungan dengan para pekerja seks itu. Kuncinya disini adalah suami-istri harus saling memahami satu sama lain, dan tidak segan untuk berkonsultasi dengan pihak medis (medical check-up rutin misalnya). Untuk pasangan yang belum menikah juga sebaiknya melakukan cek terhadap pasangannya, bukan karena tidak percaya bahwa pasangan adalah orang baik namun lebih untuk mencegah hal yang tidak diinginkan dan tidak saling merugikan kedepannya.


                                          Adistia Bianca Rizki ~~ 10113209 ~~ 2KA21

Softskill: Sifat Positif - Negatif dan Cara Menutupi Sifat Negatif dengan SIfat yang Positif




Sikap & Sifat Positif   :
  •  Mudah bergaul
  •   Berprinsip tinggi
  • Selalu melakukan sesuatu berdasarkan prioritas
  • Senang mengatur banyak hal
  • Baik dalam mengatur waktu dan keuangan
  • Selalu memiliki set dalam pemecahan persoalan yang sudah direncanakan
  • Tidak membedakan orang lain benar atau salah selama tidak mengganggu kehidupan pribadi
  • Cepat memahami, mempelajari, dan mengerjakan sesuatu
  • Tidak mudah terpengaruh dengan hal yang tidak baik
  • Tidak menyukai kekerasan dan tidak tegaan
  • Cukup ramah



Sikap & Sifat Negatif:
  • Mudah marah jika ada orang lain yang mengganggu urusan pribadi
  • Sulit memberikan senyum pada orang yang tidak disukai (tidak mudah memaafkan)
  • Tidak mampu sabar menunggu dalam waktu yang cukup lama
  • Mudah sakit jika kurang tidur atau aktifitas terlalu lelah
  • Tidak suka diatur oleh orang lain



Cara Menutupi Sikap & Sifat Negatif dengan Sikap & Sifat Positif yang Dimiliki:
  • Meskipun saya mudah marah jika ada orang lain yang mengganggu urusan pribadi saya namun sering kali saya mencoba untuk memahami orang tersebut dan kemudian saya tidak akan terlalu memperdulikannya kecuali sudah sangat mengganggu kehidupan saya.
  • Saya cukup sulit memberikan senyum pada orang yang tidak disukai (tidak mudah memaafkan) tapi saya terbilang ramah dan tidak tegaan pada siapapun jadi ketika saya bertemu dengan orang yang tidak saya suka terkadang saya menekan rasa ketidaksukaan saya dan tetap menyapa atau senyum pada orang yang saya tidak suka itu, setidaknya saya tidak menyakiti perasaan orang lain karena sikap jutek saya.
  • Karena saya tidak mampu sabar menunggu dalam waktu yang cukup lama dan saya mudah bergaul, maka ketika saya harus menunggu sesuatu saya manfaatkan waktu tersebut untuk bergaul dan untuk lebih mengenal orang-orang disekitar saya.
  • Saya mudah sakit jika kurang tidur atau aktifitas terlalu lelah tapi saya mampu mengatur waktu dan saya selalu memprioritaskan kesehatan saya diantara hal-hal lain jadi sekalipun waktu saya sedikit saya sering memanfaatkan waktu tersebut setidaknya untuk memenuhi porsi tidur 8 jam.
  • Saya memang sangat tidak suka diatur oleh orang lain oleh sebab itu jika didalam sebuah rapat saya memilih untuk memberikan opini saya dan kemudian saya dipilih untuk mengatur plan-plan apa yang harus dikerjakan dan saya tetap menerima pendapat dari anggota yang lain namun dalam posisi tersebut tidak ada yang memiliki wewenang untuk mengatur apa yang harus saya lakukan.






                                                  Adistia Bianca Rizki ~~ 10113209 ~~ 2KA21

Sabtu, 14 Maret 2015

Enam Paket Kebijakan Ekonomi Dalam Peraturan Pemerintah (Softskill)



            Indonesia selalu memiliki masalah yang sama setiap tahunnya, yaitu masalah perekonomian terlebih saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu berada pada Rp. 13.100, hal tersebut tentu saja membuat harga bahan bahan pokok naik dan perekonomian di Indonesia melemah.

            Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan pemerintah akan mengeluarkan produk hukum yang mewajibkan penyerahan L/C itu. Penerapan itu dilakukan khusus untuk komoditas tambang, batubara, migas, dan CPO. Sofyan Djalil memastikan pemerintah akan menunggu untuk kontrak dagang jangka panjang selesai. Dengan demikian, Sofyan memastikan tidak ada gangguan bagi eksportir untuk melaksanakan kegiatannya selama ini.

            Selain itu untuk mengatasi masalah perekonomian ini, para Menteri pun membuat enam paket kebijakan untuk mengatasi persoalan tersebut. Enam paket kebijakan yang kemudian diatur dalam Peraturan Presiden dan ditanda tangani langsung oleh Presiden tersebut yaitu:
  1. Tax Allowance untuk perusahaan yang sanggup untuk reinvestasi dengan mendapatkan hasi dividen (pemberian insentif pajak kepada perusahaan yang melakukan ekspor dan perusahaan yang melakukan reinvestasi di dalam negeri dari keuntungan yang didapatnya)
  2. Pemerintah memberikan bebas Visa untuk kunjungan singkat wisatawan (entah hal ini menguntungkan negara dengan meningkatnya penghasilan dari sisi pariwisata atau justru merugikan jika tujuan wisatawan bukan benar-benar untuk berwisata).
  3. Restrukturisasi perusahaan reasuransi domestik. Pemerintah sudah mulai dengan perkenalan reasuransi BUMN. Jadi dari 2 perusahaan, menjadi 1 perusahaan nasionalKewajiban penggunaan biofuel sampai 15 persen dengan tujuan mengurangi impor solar cukup besar
  4. Penerapan LC (Letter of Credit) untuk produk SDA, seperti produk tambang, batubara, migas dan cpo. Intinya dengan ini pemerintah ingin tidak ada distorsi.
  5. Kebijakan tentang Bea masuk anti dumping sementara dan bea masuk tindak pengamanan sementara thd produk impor yang unfair trade. Poin ini dalam rangka melindungi industri dalam negeri.
            Masyarakat pasti mengharapkan kebijakan-kebijakan tersebut dapat memperbaiki perekonomian yang saat ini sedang jatuh. Namun disamping kebijakan baru tersebut, apakah pemerintah sudah memikirkan dampak dan resiko lainnya? Tentu saja masyarakat masih tetap menunggu hasil dari kebijakan tersebut dengan harapan pemerintah tidak memilih jalan yang salah atau bahkan jalan yang tidak sama sekali menguntungkan Negara.




                                         Adistia Bianca Rizki ~~ 10113209 ~~ 2KA21

Karakter Pada Diri Sendiri (Softskill)



           Posting saya kali ini untuk memenuhi tugas mata kuliah softskill yaitu menjelaskan mengenai karakteristik diri sendiri. Sebelum menjelaskan mengenai karakteristik pribadi saya, saya ingin memberikan opini mengenai apa itu karakteristik. Menurut saya, karakteristik atau kepribadian adalah suatu sistem psikis (pikiran, perasaan, motivasi, minat, bakat dan habitl) seseorang yang dapat membuat orang tersebut memiliki ciri khusus yang kemudian karakteristik tersebut dapat dijadikan sebagai pembeda antara individu yang satu dengan individu lainnya.

            Karakteristik memiliki banyak tipe, jika karakteristik saya digolongkan kedalam penggolongan karakteristik Yunani Kuno saya masuk kedalam Sanguinis Kholerik yaitu pribadi yang periang (namun saya riang dalam segala hal), cukup cepat dalam bereaksi, dan mudah marah (dalam hal tertentu). Menurut beberapa teman saya, saya memiliki sifat bossy dan cenderung mendominasi dalam beberapa persoalan. Saya sering kali melakukan segala sesuatu berdasarkan apa yang menurut saya benar dan harus dilakukan. Dalam aktifitas saya, saya selalu membuat list-list prioritas. Bisa dibilang mungkin hidup saya terstruktur berdasarkan prioritas. Karakteristik dibentuk dari lingkungan, kebetulan dalam keluarga saya anak perempuan satu-satunya jadi saya memang sering mengatur kakak atau adik saya untuk disiplin didalam rumah, mungkin itu penyebab saya lebih senang mengatur segala sesuatu dibandingkan harus diatur dan aturan tersebut belum tentu benar.

Kelebihan diri saya:
  1. Sanggup mengatur berbagai hal menurut prioritasnya.
  2. Cukup handal dalam mengatur keuangan.
  3. Cukup ramah.
  4.  Cepat memahami, mempelajari, dan mengerjakan sesuatu.
  5. Mudah bergaul dengan lingkungan yang baru.
  6. Selalu memiliki set pemecahan persoalan yang sudah direncanakan.
  7. Meskipun mudah bergaul namun saya tidak mudah terpengaruh dengan pergaulan yang buruk.
  8. Selalu berpikir rasional.
  9. Membenci kekerasaan dalam hal apapun.
  10. Tidak pernah membedakan orang lain benar atau salah selama tidak mengganggu kehidupan saya

Kekurangan diri saya:
  1. Mudah marah jika ada orang lain yang ikut campur dalam privasi saya.
  2. Anti tersenyum dengan orang yang tidak saya suka.
  3. Bossy (it’s bad?).
  4. Tidak mampu untuk sabar jika harus menunggu dalam waktu yang cukup lama.
  5. Mudah sakit jika kurang tidur atau aktifitas yang terlalu lelah.
  6. Tidak suka diatur oleh orang lain.


Kesimpulan     : Setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan pasti memilik kekurangan atau kelebihan dalam setiap karakter tersebut begitu juga dengan saya. Ada hal positif dalam pribadi saya namun juga ada hal negati didalamnya. Saya pikir, karakteristik mungkin bisa kapan saja berubah asal ada motivasi, kemauan, keharusan. Tapi selama karakteristik tersebut tidak mengganggu apalagi membuat resah orang lain, tidak ada salahnya untuk dirubah.


                          Adistia Bianca Rizki ~~ 10113209 ~~ 2KA21

Minggu, 18 Januari 2015

Kembali ke Jalan Ukhuwwah



            Belakangan ini gejala-gejala menurunnya semangat ukhuwwah (persaudaraan) semakin tampak ke permukaan yang ditandai dengan perseteruan antara para elit, penelantaran kaum dhu’afa, kurangnya solidaritas antara sesama anak bangsa dll. Alhasil semboyan ‘Indonesia negeri yang kaya alamnya, ramah penduduknya, dan tentram hidupnya.’ Hanya terbatas dalam sebuah ucapan. Realita membuktikan bahwa, keadaan persaudaraan diantara kaum Muslim saat ini sudah sangat memprihatinkan. Sebagian dari kita tidak lagi memperdulikan keadaan saudara Muslim yang seiman, atau bahkan merasa tidak perlu mengurusi dan membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang sedang menghimpitnya. Penyebab utama hal ini adalah penyakit kanker masyarakat yang sudah dalam stadium tinggi. Penyakit kanker masyarakat yang dimaksud disini adalah seperti berprasangka buruk, mencari-cari kesalahan orang lain, menguping rahasia orang lain untuk kemudian membukanya, persaingan tidak sehat, dengki, saling membeci, dan saling membelakangi atau saling memutuskan silaturahmi. Faktor eksternal dari umat lain pun turut serta menipiskan jiwa persaudaan ini.

            Persaudaraan atau ukhuwwah adalah ikatan jiwa yang melahirkan perasaan kasih sayang, cinta, dan penghormatan yang mendalam terhadap setiap orang, dimana keterpautan keterpautan itu dipautkan oleh ikatan akidah Islam, iman, dan takwa. Persaudaraan yang tulus ini akan melahirkan kasih sayang yang mendalam pada jiwa setiap Muslim dan mendatangkan dampak positif seperti saling menolong, mengutamakan orang lain, ramah, dan mudah untuk saling memaafkan. Upaya mewujudkan masyarakat yang damai karena damai itu indah, memiliki ghirah bekerja sama dan saling menyayangi sesama Muslim adalah dengan kembali ke jalan Ukhuwwah (persaudaraan).

Pertama, semangat mendahulukan orang lain adalah kata kuncinya, hal ini sejalan dengan firman Allah “...mereka mengutamakan (orang-orang muhajirin) atas diri mereka sendiri; sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu).” (Q.S. Al-Hasyr : 9).

Kedua, persaudaraan prisipnya diikat oleh pertalian-pertalian darah dan keturunan (biologis), hubungan perkawinan, keluarga, budaya, adat-istiadat (etnologis), cita-cita (ideologis), kepentingan, suku, dan bangsa. Sekalipun demikian, Islam mengajarkan persaudaraan dalam ruang lingkup yang lebih luas serta perlu ditingkatkan yaitu persaudaraan yang diikat oleh persamaan akidah (keyakinan), sesama orang mukmin bersaudara. Dimanapun, kapanpun umat mukmin adalah bersaudara.

Ketiga, Rasulullah dalam membangun ukhuwwah (persaudaraan) mengungkapkan berbagai metafora misalnya orang mukmin itu “bagai dua tangan yang harus saling bersih memberikan” dan “bagai batang tubuh yang jika salah satu anggotanya merasa sakit maka akan terasa meriang dan panas sekujur tubuh. Metafora-metafora yang diungkapkan oleh Rasulullah diatas menggambarkan bagaimana dekatnya hubungan persaudaraan sesama orang beriman yang pada intinya persaudaraan itu tidak disekat oleh dinding-dinding bahasa, warna kulit, status sosial, yang terpenting adalah adanya ikatan batiniah yang kuat. Sebelum kedatangan Islam, masyarakat Arab dikenal dengan kabilah-kabilah atau suku-sukunya yang satu suku dengan suku lainnya sering terlibat perselisihan dan permusuhan. Yatsrib (Madinah sekarang) dihuni oleh berbagai suku seperti Aus, Khazraj, Quraidzah, Qainuqa, Bani Nadhir, dsb. Sesama mereka sering melakukan pertumpahan darah, berperang hanya karena masalah sangat sepele. Rasulullah datang atas undangan sebagian dari mereka. Kedatangan Rasulullah ke Yatsrib membawa perubahan dan angin segar bagi kehidupan mereka. Yaitu kedamaian dan kesejateraan, karena Rasulullah mempersaudarakan mereka dalam satu ikatan batiniah yaitu Islam. Bahkan Rasulullah membangun rasa kebersamaan dengan non-Muslim dengan membuat kontrak sosial sebagai tercantum dalam Piagam Madinah.

Keempat,   menuju jalan ukhuwwah (persaudaraan) adalah dengan memperhatikan keadaan orang-orang mukmin lainnya. Suatu ketika Rasulullah berkata “Barang siapa tidak menaruh belas kasihan kepada manusia, maka Allah tidak menaruh belas kasihan kepadanya.” (H.R. Bukhari dan Muslim). Umar bin Khattab berkata “Kalau seandainya apa yang aku urus ini sudah sejak dulu, niscaya aku akan memungut kelebihan harta orang-orang kaya itu lalu aku akan bagikan kepada orang-orang fakir muhajirin.” Beliau juga mengatakan “Didalam harta kekayaanmu ada suatu hak (bagian) yang dikeluarkan selain zakat.”

            Berdasarkan riwayat-riwayat tadi menunjukan betapa perlunya memperhatikan keadaan sesama mukmin. Rasulullah dan para sahabatnya merupakan sosok pemimpin masyarakat yang sangat memperhatikan masyarakat dalam rangka mewujudkan rasa empati, simpati, dan bersaudaraan. Jika demikian, maka pemimpin bangsa ini juga harus meneladani Rasulullah dan sahabat-sahabatnya untuk menjadi pemipin yang memiliki integritas tinggi yang ucapan dan perbuatannya dapat ia pertanggung jawabkan dihadapan umat dan Allah. Pemimpin yang jauh dari sifat despotisme, militerisme, fasisme, adigang, adigung, adiguna. Pemimpin yang partisipatif dan terbuka bagi kritik. Pemimpin yang membela orang lemah. Pemimpin yang konsistan dalam perjuangan dan pemimpin yang amanah. Wallahu a’lam


Reff: Muballigh Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia

Selasa, 13 Januari 2015

Izinkan Aku

Seperti penantian yang tidak menemui titik akhir.
Aku  masih sama seperti hari-hari kemarin menunggu jawaban atas sebuah akhir.
Dua musim dinegeri ini telah silih berganti melewati sebuah penantian.
Berdiri sendirian terkadang terasa begitu melelahkan.
Setiap hari aku datang ketempat dimana setiap kenangan kita terkubur didalam sebuah angan.

Dulu kamu bilang akan selalu melindungi aku seperti atmosfer melindungi bumi.
Namun kenyataan sangat berbeda jauh dengan sebuah mimpi.
Beribu-ribu kata kamu ucapkan sebagai janji.
Lalu justru kamu yang melangkah jauh pergi.

Dibalik sorotan sinar matahari aku melihat sebuah bayang.
Bayangan indah dari masa lalu yang telah jauh melayang.
Semudah itu kamu menghilang tanpa mengucap selamat tinggal.
Pergi membawa seluruh perasaanku tanpa sedikitpun sisa yang kau tinggalkan.
Sepedih ini kah menanti sebuah kepastian?

Jika hari ini kita bertemu dalam sebuah kesempatan.
Apakah akan ada kata rindu yang akan kamu ucapkan?
Jika hari ini kita bertemu dalam sebuah waktu.

Tolong izinkan aku untuk berpaling agar sanggup melupakan kamu.
This entry was posted in

Yang Tak Terlihat

Kalau boleh aku mendefinisikan diri, aku ini bagaikan bagian dari antariksa dan kamu menyebutku sebagai bulan. Aku terlihat ketika matahari sudah terbenam dan saat itu kamu mungkin sudah terlelap. Sebenarnya aku ini selalu ada disekitar kamu, bahkan ketika matahari sudah terbit, hanya saja aku tidak seterang matahari jadi kamu jarang melihatku dikala sang matahari memancarkan pesona cahayanya. Aku adalah teman dari orang-orang yang kesepian. Aku selalu terlihat oleh mereka yang kesepian. Namun sering kali aku berharap kamu mampu melihatku, berbicara denganku seperti mereka. Mencurahkan isi hatimu dikala kamu bahagia maupun gundah.
             Diatas sini aku sebagai yang tak terlihat ini selalu memperhatikan kamu tanpa malu karena aku ‘yang terlihat ini’ mungkin sudah putus asa. Aku senang memandangimu meskipun terkadang aku meradang, aku ingin menjadi dia yang selalu bisa ada disisimu. Mungkin matahari yang membuat kamu bangun dan bahagia melakukan aktifitas. Tapi sadarkah kamu jikala malam datang peri-periku lah yang membelai tidurmu. Peri-peri kecil yang aku utus untuk melindungimu agar mimpi buruk tidak masuk kedalam jiwamu. Mungkin kamu tidak memandangku sebelah mata namun aku takut jikalau kamu tau aku yang tak terlihat ini menanggung rasa yang begitu besar padamu akan membuatmu semakin mengabaikanku.
            Kamu tau tidak, aku terkadang berpikir kalau keajaiban itu ada. Seperti keajaiban yang membuat aku dapat kenal dengan kamu. Selama ini kamu mungkin tak sadar, meskipun aku sering memperhatikan kamu. Malu memang, iya malu. Aku perhatikan cara kamu bicara, cara kamu senyum, cara kamu berkomunikasi dengan orang lain. Yaa, dengan orang lain bukan dengan aku. Tapi sejak aku sering jadi pemerhati kamu, aku jadi merasa kalau kamu begitu dekat dengan aku.
            Kamu tau tidak, aku sangat tidak menyangka kalau akhirnya tuhan mendekatkan kita, ya memang mungkin dengan cara yang seperti ini tapi bisa saja ini salah satu keajaiban juga. Sejak kita semakin hari semakin dekat aku merasa kalau benar kamu sehangat yang ku duga. Kita dekat, semakin sering berkomunikasi dan saling mengingatkan.
            Kamu tau tidak, sejak kita semakin dekat hari-hariku menjadi berubah dan selalu diisi dengan senyuman demi senyuman. Diam-diam aku sering mengharapkan adanya pertemuan demi pertemuan dengan kamu. Aku sering berharap setiap hari setiap jam kita dikondisikan didalam keadaan yang sama, dimana aku melihat kamu tersenyum, mendengar kamu bicara dan tertawa, menghirup aroma parfummu ketika kamu lewat didepanku, dan melihat ekspresi menggemaskanmu ketika kamu sedang serius.
            Malam itu aku menyaksikan kamu melihatku dan tersenyum sebelum akhirnya kamu menangis. Andai kamu dapat melihatku. Andai aku yang ada disismu. Andai kamu percaya kalau aku ini bisa kau percaya. Tidak akan aku biarkan sebutirpun air matamu menetes. Aku sering berharap kalau aku bisa menjadi yang kamu lihat. Aku ingin merasakan menyentuh wajahmu, mengusap air matamu, memberikan kamu semangat dan kamu bahagia karena aku.
Bisa dibilang aku ini mungkin sedang berharap untuk bisa memiliki kamu. Meskipun secara diam-diam. Aku bahkan tak sampai hati untuk mengungkapkan ini. Kamu yang selalu ada difikiranku, apakah aku boleh berharap lebih padamu?  Walaupun aku tak tau sebenarnya bagaimana perasaanmu padaku. Sejujurnya sakit emang sakit kalau aku pendam semuanya sendiri. Aku mungkin sudah lelah berharap banyak kepada kamu. Aku sebenarnya ragu untuk dekat padamu, aku tau kamu itu pasti lebih pantas dengan mereka yang lebih baik dari aku.
Banyak cerita banyak masa lalu yang pernah aku alami, tapi hadirmu seakan membuatku semangat dengan hidup  yang baru. Setiap menatap matamu seakan kamu perduli dengan apa yang kualami. Banyak orang yang menilaimu dengan sikapmu yang tak pantas untuk dilihat, tetapi aku selalu melihat kamu yang terbaik. Sampai saat ini banyak orang yang dekat denganku tetap saja hatiku tertuju padamu. Bolehkah aku mengisi hatimu?
            Andai waktu berbaik hati dan mengizinkan kita untuk semakin dekat bahkan lebih dari ini. Aku berjanji tidak akan sedikitpun luka yang akan kamu rasakan. Aku akan selalu melindungi kamu dengan cara terbaikku. Wahai sang waktu satukanlah seorang wanita dan laki-laki ini. Jangan kau biarkan kami ragu dengan perasaan kami sendiri.

            Aku tidak berharap yang lain kembali sebagai bagian apapun dalam hidupku. Aku hanya ingin kamu yang menjadi bagianku. Aku takan berharap melebihi itu, aku takan berekspetasi yang lebih dari apa yang tidak mungkin. Aku tak mungkin untuk berhenti mengagguminya. Aku hanya menginginkan kamu selalu bahagia. Tak peduli seperih apa yang aku rasa. Mungkin benar kata mereka ini lah resiko seseorang yang tak terlihat.
This entry was posted in

Jumat, 02 Januari 2015

E-library Sebagai Inovasi

            Dalam kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, segala sesuatu dapat diakses melalui internet. Bukan hal yang mustahil untuk menjadikan sesuatu yang berada jauh menjadi sangat dekat hanya dengan mengaksesnya melalui sebuah keyword yang diinput kedalam internet seperti browsing, searching, mailing dan lain sebagainya. E-library atau perpustakaan elektronik merupakan salah satu bukti dari kemajuan teknologi. E-Library adalah suatu perpustaan dalam bentuk digital yang mampu menyimpan data mulai tulisan, gambar, maupun suara yang kemudian didistribusikan melalui sebuah protokol elektronik melalui jaringan komputer. Menurut Donald D Waters “E-library adalah organisasi yang menyediakan sumber daya, termasuk staf khusus untuk memilih struktur serta menawarkan akses intektualitas untuk menginterpresentasikan, mendistribusikan, mengintegrasikan, dan memastikan ketahanan dari waktu ke waktu akan koleksi karya digital sehingga dapat tersedia untuk disebarluaskan dan digunakan oleh sebuah komunitas dan masyarakat luas.”. E-library juga merupakan gabungan dari Information and Communication Technology (ICT) dimana elektronik yang menjadi media untuk penyampaian informasi dan komunikasi tersebut E-library tidak tercipta begitu saja, E-library ada karene memiliki beberapa komponen yaitu komputer, file audio dan video, internet, e-books, dan katalog buku. Pada umumnya perpustakaan digital diakses secara online melalui website tertentu. Melalui penerapan teknologi informasi dapat dilakukan penyimpanan, penyebarluasan, atau bahkan mendapatkan informasi pengetahuan yang kemudian dapat diolah dan menjadi bahan baru dalam perpustakaan. Pengelolah perpustakaan online juga dapat melakukan automasi melalui katalogisasi, pengelolahan data anggota, investarisasi dan lain-lain. Penerapan teknologi informasi yang tepat dan automasi yang sesuai dapat menjadikan perpustaan elektronik sangat berguna bagi pengunjungnya.
            E-library pada umumnya memiliki format digital, namun pada dasarnya E-library memiliki dua jenis bahan yang dijadikan sebagai koleksi yaitu digital material dan digitalisasi (digitized material). Digital material adalah bahan yang dalam format awalnya sudah dalam bentuk digital sehingga tidak diperlukan lagi proses untuk mengubah formatnya kedalam format digital. Sedangkan Digitized material merupakan bahan yang format awalnya belum dalam format digital sehingga memerlukan proses digitalisasi lagi, seperti scanning, recording, retype. Format-format yang biasanya digunakan dalam E-library diantaranya DOC, TXT, PDF untuk teks. JPEG, BMP, GIF, WMF untuk gambar. ANI, FLI, SWF untuk animasi. AVI, MOV, MPG untuk video. HTM, HTML untuk website dan COM, EXE untuk program.
            Kelengkapan fitur yang disediakan dan menariknya tampilan didalam perpustakaan digital yang menjadi kunci utama banyaknya visitor perpustakaan tersebut, seperti fasilitas yang disediakan dalam perpustakaan digital Universitas Gunadarma yang dapat diakses melalui http://library.gunadarma.ac.id. Sesuai dengan visi dan misi Universitas Gunadarma tidak pernah tertinggal terutama dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Berbagai macam fitur yang telah dikembangan tersedia didalam perpustakaan digital ini, seperti;
F Menu Utama merupakan tampilan beberapa menu diantaranya
·        Informasi pinjaman, memungkinkan pengaksesnya (terutama dosen dan mahasiswa) untuk mengetahui berapa presentase Trafik Transaksi Peminjaman buku perminggu dan Jumlah Koleksi Buku yang tersedia perfakultas
·        Layanan perpustakaan, dalam bagian ini penunjung mendapatkan informasi mengenai keanggotaan, admnistrasi, jenis layanan diperpustakaan, dan waktu pelayanan.
·        Katalog buku, berisikan koleksi buku dan lokasi ketersediaan buku tersebut
·        Prosedur, berisi berbagai macam informasi mengenai prosedur atau tata cara yang harus dilakukan mengenai UG E-library
F Otentikasi Sistem, biasanya user dan administrator memiliki tampilan yang berbeda setiap setelah login didalam suatu layanan. Otentikasi sistem ini yang akan membaca database ketika pengakses melakukan login untuk mengatur tampilan sesuai dengan account yang dimiliki (user atau admin).
F Administrasi dan Hak Akses, fitur ini yang mengatur dalam pembatasan hak akses bagi pengguna, memberikan username dan password, juga mengelompokan beberapa user berdasarkan tingkat, kelas, atau abjad nama misalnya.
F Manajemen Anggota dan Sirkulasi, dalam fitur ini digunakan untuk pencarian anggota perpustakaan digital, data peminjaman, dan data pengembalian buku (biasanya dalam bentuk barcode), booking buku, dan perhitungan denda jika ada keterlambatan dalam pengembalian buku.
            Dalam perpustakaan digital Universitas Gunadarma juga terdapat sebuah fitur yang sangat menarik yaitu E-paper. E-paper merupakan penyelamat lingkungan terutama penggunaan kertas, karena dalam E-paper pengguna mendapatkan informasi melalui media elektronik tanpa adanya berlembar-lembar cetakan kertas. E-paper juga sangat berguna bagi mahasiswa terutama untuk mengupload hasil penulisan ilmiah (PI). Penggunaan E-paper sebagai media elektrik yang mampu menyimpan dan menyampaikan informasi dalam waktu yang sekejap memang tidak mampu disaingi oleh media cetak. Artinya dengan menggunakan E-paper ini tidak akan ada kepanikan mencari dokumen dalam tumpukan-tumpukan kertas yang tentu saja lebih memakan waktu. Penggunaan E-paper pada dasarnya ditujukan untuk pengguna agar  lebih mengefesien waktu, kertas, dan tempat penyimpanan. Fitur yang disebut dengan UG E-Paper ini dapat juga dikatakan seperti cloudcomputing yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan data didalamnya terutama hasil penulisan ilmiah dan kemudian tulisan tersebut dapat dibaca oleh pengguna lain sebagai bahan referensi. Layanan perpustakaan ini sangat membantu mengembangkan inisitatif mahasiswa untuk membaca, juga dapat sebagai motivasi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi selain dari yang diberikan oleh Universitas.
            Meskipun perpustakaan digital ini dalam bentuk user-interface namun tidak menutup kemungkinan  penggunanya untuk berinteraksi secara langsung. Karena pada dasarnya tidak semua pengguna tidak semua pengguna menyukai untuk membaca buku melalui media elektronik maka E-library pun menyediakan buku dalam bentuk cetak dimana untuk meminjam dan mengakses informasi mengenai buku tersebut dapat dilakukan secara online. Misalnya dalam layanan booking buku meskipun prosedur yang dilakukan melalui komputer namun kegiatan transaksi yang dilakukan tetap secara manual. Misalnya jika seorang mahasiswa ingin meminjam buku pemrograman terstruktur dan sistem informasi manajemen, maka mahasiswa tersebut dapat membookingnya melalui E-library namun juga harus tetap mengambilnya secara langsung ke lokasi perpustakaan.

            Namun demikian E-library tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki E-library adalah tidak akan ada data yang rangkap, karena sistem manusia dan komputer memiliki perbedaan yaitu sifat ‘lupa’ yang dimiliki manusia tidak dimiliki oleh sebuah komputer, jika manusia menginput data sebuah buku yang masuk kemudian lupa menulis data tersebut pada tanggal berapa maka hal tersebut tidak akan terjadi didalam sistem komputer karena komputer. Kemudian dalam hal kapasitas E-library juga lebih baik dibandingkan dengan perpustakaan biasa, jika dalam sistem manual dibutuhkan banyak ruang untuk menyimpan catatan atau laporan perpustakaan dalam satu tahun, dalam E-library hanya dibutuhkan media penyimpanan sekitar 1-2GB. Selain itu keakuratan E-library lebih terjamin karena ketika pengguna ingin mencari sebuah buku maka pengguna tersebut hanya perlu menginput keyword sesuai dengan buku yang dicarinya kemudian sistem akan mencarikan ketersediaan dan informasi lengkap mengenai buku tersebut. Sedangkan kekurangan utama yang dimiliki E-library ialah copy right atau Hak Cipta, dalam hukum hak cipta terutama di Indonesia pengiriman atau transaksi sebuah dokumen melalui jaringan masih memiliki pertimbangan karena belum ada aturan yang cukup jelas mengenai hal ini. Pemadaman listrik pun terkadang menjadi masalah dalam E-library jika perpustakaan tersebut tidak memiliki jenset atau UPS yang cukup baik.

Lesson From Tiger Woods


            Tiger Woods adalah seorang pegolf legendaris dunia dan menjadi atlet pertama yang mampu meraih penghasilan sebesar US$1.000.000.000 dalam usianya yang baru menginjak 31 tahun. Banyak pelajaran dari Mr.Tiger yang dapat kita petik dan kita jadikan pegangan untuk menjadi juara. Tiger Woods memiliki tiga prinsip yang sangat sederhana dalam hidupnya namun prinsip tersebut memiliki kekuatan yang hebat dan ia gunakan dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapinya, juga ketika ia  menghadapi tantangan dalam hidupnya.

Prinsip pertama: “Smile at obstacles”
            Orang mungkin kaget dengan pernyataan dari Woods bahwa dia tersenyum ketika dihadapkan dengan rintangan. Bukannya kebanyakan orang justru mengeluh, menghindar, bahkan melarikan diri jika dihadapkan dengan rintangan? Mengapa Woods tersenyum? Jawabannya adalah, ketika kita lari dari tantangan yang seharusnya kita hadapi maka rintangan itu tidak akan pernah selesai. Sebuah rintangan jika dihindari tidak akanshilang begitu saja, bahkan mungkin justru rintangan itu akan semakin menjadi besar. Alasan Mr.Tiger tersenyum adalah dari sebuah rintangan ia melihat ada peluang yang akan membuat dirinya menjadi semakin tangguh jika ia berhasil melewati rintangan itu, bahkan jika ia gagal sekalipun ia akan belajar dari rintangan itu. Ia juga tersenyum karena keyakinan diri yang kuat bahwa ia lebih besar dari rintangan itu. Over Wendell Holmes menguatkan konsep pemikiran Woods dengan kata-katanya “apa yang terjadi dalam hidup ini dan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang adalah masalah yang kecil jika dibandingkan dengan apa yang ada didalam diri kita.”. Pepatah ini mengartikan, seorang juara mengetahui bahwa apa yang ada didalam dirinya lebih besar daripada semua masalah yang akan dihadapinya

Prinsip kedua: “My will can move mountains.”
            Kemauan yang besar sering kali yang membedakan seorang juara dan seorang biasa. Dunia ini bukanlah dipenuhi oleh dua kubu, the have (kaya) dan the have-not (miskin). Dunia ini hanya dipenuhi oleh the will (mereka yang mau) dan the will-not (mereka yang tidak mau). Mr. Tiger mempunyai keyakinan bahwa jika ia benar-benar menginginkan sesuatu, ia pasti akan mendapatkannya. Namun, jangan terlalu cepat menghakimi dengan mengatakan bahwan tidak selalu Mr.Tiger dapat memenangkan semua tournamen yang diikutinya. Memang benar ia tidak memenangkan seluruh tournamen ternama yang ia ikuti walaupun ia menginginkannya. Namun, hasil yang ia dapatkan selama ini belum dapat disaingi oleh pengolf manapun. Keingina besar dari Mr.Tiger menciptakan suatu fokus yang tajam sehingga konsentrasi dan pikirannya tertuju pada satu tujuan.

Prinsip ketiga: “I will do it with all my heart.”

            Kecintaannya terhadap dunia olahraga golf telah telah masuk kedalam sukma Mr.Tiger. Apa yang dipikirkan, dibicarakan, dan dilakukan sebagian besar berhubungan dengan kecintaannya terhadap bidang olaharaga ini. Sangat sulit mengalahkan orang yang sangat mencintai pekerjaannya. Tepat apa yang dikatakan oleh Samuel Goldwyn, produser film ternama Hollywood, “Tidak seorang pun yang antusias dengan pekerjaannya yang patut mengkhawatirkan hidupnya. Semua kesempatan didunia ini menunggu orang-orang yang mencintai pekerjaannya untuk mendapatkannya(kesempatan).” Woods tidak melihatnya sebagai suatu perkerjaan namun sebagai suatu kesempatan yang menyenanngkan sehingga ia tidak segan-segan  berlatih berjam-jam setiap hari hanya untuk mempertajam pukulannya. Ketika seseorang mencintai pekerjaannya, maka masalah-masalah berat pun akan terlihat enteng dan mudah untuk diselesaikan.
This entry was posted in

Minggu, 28 Desember 2014

Krisis Software dan Perilaku Ditengah Era Teknologi


Krisis Perangkat Lunak (Software Crisis)
            Pada jaman dimana masyarakat belum mengenal internet dan terbatasnya pengetahuan tentang teknologi, sangat terasa betapa sulitnya untuk memiliki dan menggunakan software. Ilmu pengetahuan tentang bagaimana mengembangkan software tidak dimiliki oleh semua orang pada jaman ini, karena pengetahuan mengembangkan software hanya dimiliki oleh perguruan tinggi yang pada saat itu sudah menggunakan komputer yang sudah memiliki turbo pascal (bahasa pemrograman). Kurangnya ilmu pengetahuan, kurang pesatnya penyebaran informasi, dan mahalnya harga suatu software menjadi penyebab utama terjadinya krisis. Krisis ini dapat dikatakan sebagai krisis keterbatasan software. Perkembangan teknologi terasa sangat lambat dijaman ini karena keterbatasan tersebut, hingga saat dimana sistem operasi yang sebelumnya DOS dan UNIX bergeser menjadi Windows dan Linux yang cara penggunaanya pun lebih sederhana dibandingkan sistem operasi sebelumnya. Dengan terus berkembangnya Windows dan Linux kemudian muncul secara bertahap software dimana sistem operasi dapat terhubung dengan informasi, dan komunikasi (e-mail) yaitu Browser. Meskipun kemunculan Browser menandai kemajuan teknologi yang cukup baik, namun tidak semua masyarakat dapat merasakannya karena faktor ekonomi, software dan komputer pada jaman ini pun masih terbilang cukup mahal bagi beberapa kalangan masyarakat.
            Berbeda dengan jaman sebelum masyarakat mengenal teknologi, mungkin masyarakat di jaman modern mengatakan bahwa software adalah sesuatu yang mudah untuk didapatkan mulai dari software gratis (freeware), percobaan (trial), berbayar (commercial) sampai dengan software yang disewakan secara online melalui web tertentu. Cara mendapatkan software pun tidak sulit dan sangat beragam seperti memesannya melalui situs tertentu, mengunduhnya melalui beberapa situs, mendapatkan melalui dvd/cd yang dijual luas, hingga membeli atau mengunduhnya melalui beberapa market yang memang sudah tersedia saat ini (Google playstore, Nokia ovi, iTunes, Blackberry world). Legalitas untuk mendapatkannya pun bukan lagi menjadi pandangan yang penting bagi para pengguna, karena beberapa software commercial banyak dijumpai dalam bentuk freeware atau biasa juga dikatakan sebagai software bajakan. Dalam era modern ini software sudah menjadi konsumsi wajib masyarakat, terlebih dengan berkembang pesatnya teknologi. Mulai dari teknologi mobile, internet, bahkan dari televisi dimana grafis yang didalam tampilannya adalah rekayasa grafis software.
            Namun, dijaman modern ini bagi kalangan pengembang software dapat dikatakan cukup sulit. Karena sebenarnya saat ini kita sedang berada didalam era krisis. Era krisis yang dimaksud bukan disebabkan karena kekurangan software seperti yang terjadi pada jaman sebelum internet diperkenalkan, tetapi sebaliknya. Krisis software ini disebakan oleh kelebihan dalam sisi kompleksitas, ketersediaan yang berlebih (information over flood), estimasi jadwal dan biaya yang sering kali tidak tepat, dan kualitas software yang kurang baik (ditandai dengan banyaknya bug). Selain itu sebenarnya bukan hanya pengembang yang mengalami krisis dalam hal ini, masyarakat pun secara tidak langsung mengalami dampaknya meskipun tidak dirasakan dengan jelas. Seperti seorang mahasiswa yang bingung memilih antivirus apa yang baik untuk komputernya, syndrom multi-account oleh para pengguna social media yang terkadang menjadi spam (contohnya satu orang yang memiliki lebih dari tiga akun), hingga menjadi perang psikis bagi anak dibawah umur jika menggunkan software secara berlebihan dan diluar pengawasan orang tua (misalnya bermain game di tablet hingga lupa waktu belajar dan bermain diluar).

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)
            Software Engineering atau biasa disebut dengan Rekayasa Perangkat lunak merupakan penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan tersebut, yaitu penerapan pendekatan engineering atas suatu perangkat lunak. Software Engineering dapat menjadi suatu solusi untuk mengatasi krisis software yang sedang dialami saat ini karena pada dasarnya krisis software ini memerlukan pendekatan optimal yang dapat dilakukan melalui software engineering ini. Dalam software engineering terdapat tiga komponen yaitu
  • Proses, yaitu hal-hal yang mungkin dilakukan oleh pengembang demi mewujudkan kualitas yang baik dalam software yang dikembangkan. Hal yang sangat menentukan pemilihan suatu proses yang tepat adalah sumber daya (resources), biaya (budget), dan waktu yang dibutuhkan (time).
  • Metode, yaitu langkah-langkah teknis yang mungkin dilakukan bagi pengembang untuk mengembangkan softwarenya. Dapat dikatakan juga bahwa metode merupakan  aksi-aksi yang dilakukan, biasanya metode dilakukan berdasarkan pada proses sebagai dasarnya.
  • Tools, yaitu perangkat bantu atau cutting edge yang digunakan pengembang untuk mengembangkan software agar lebih mudah dan tools ini harus sangat disesuaikan dengan kemampuan tim dan tools haruslah benar-benar dibutuhkan tim dalam mengembangkan. Jangan sampai tools menjadi sesuatu yang membuat bingung. Misalnya dari sekian banyak IDE, pilih dengan tepat perangkat mana yang sesuai dengan project yang akan dikerjakan.

            Software yang baik adalah software yang bekerja dan dapat digunakan oleh pengguna sebagaimana mestinya. Yang dimaksud bekerja sebagaimana mestinya yang dimaksud disini adalah software dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Namun demikian, bukan hanya sekedar software tersebut sesuai dengan kebutuhan pengguna pada saat itu tapi juga bagaimana software tersebut dapat berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Dengan adanya software engineering ini, pengembang akan lebih mudah mengembangkan softwarenya sesuai dengan kualitas dan kebutuhan pengguna.

Krisis Perilaku dan Pertahanan Tradisi Ditengah Era Teknologi
            Jika software engineering merupakan metode yang dapat menjadi solusi dari krisis software. Apakah ada metode yang dapat dijadikan solusi untuk krisis budaya dan kebiasaan masyarakat? Dengan berkembang pesatnya suatu teknologi juga diikuti dengan berkembangnya intelektualitas dan individualitas masyarakat, kemudian terbentuklah suatu kebiasaan baru yang menjadikan pola budaya masyarakat berubah bahkan secara drastis. Misalnya, dulu sebelum software-software sosial media berkembang dengan pesat seperti saat ini, seorang penumpang angkutan umum masih melakukan interaksi dengan penumpang lain. Interaksi yang dilakukan pun beragam mulai dari menanyakan arah tujuan terakhir angkutan tersebut hingga hanya sekedar mengobrol. Berbeda dengan era saat ini, seorang penumpang angkutan umum lebih banyak melakukan interaksi dengan ponselnya dibandingkan dengan dengan manusia yang ada disekitarnya, jika pada saat itu ada orang asing yang mencoba berinteraksi dengannya mungkin yang terlintas dipikiran orang tersebut adalah ‘Apakah orang ini pencuri? Apakah orang ini berniat jahat?’. Penyebab pikiran buruk seperti itu didasari oleh apa yang ditampilkan oleh media mengenai kejahatan ditempat umum, dimana media menampilkan informasi tersebut melalui sebuah software. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai krisis perilaku.
            Bukan software mungkin penyebab utama krisis perilaku, tetapi bagaimana pola pikir masyarakat itu sendiri yang menjadikan software tidak bekerja sebagaimana fungsinya. Awal mula diciptakannya software chatroom seperti line, bbm, whatsapp adalah untuk mempermudah komunikasi dan interaksi antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lain. Betapa mulianya tujuan tersebut karena software dapat menjadikan silaturahmi tidak terputus, tapi tidak disangka dibalik hal tersebut juga terdapat hal tidak baik, misalnya pengguna hanya terfokus pada software yang digunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-teman atau keluarga dibandingkan dengan fokus dengan apa yang terjadi disekelilingnya (penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas). Kemudian banyaknya kejahatan-kejahatan terjadi mungkin juga karena tidak digunakannya software sebagaimana mestinya, misalnya sebuah smartphone terbaru diluncurkan dengan berbagai macam kecanggihannya tentu saja akan menarik perhatian banyak kalangan, pengembang mempublish peluncurannya melalui televisi, seorang remaja dengan ekonomi menengah kebawah tertarik dan ingin membelinya namum tidak memiliki uang, dua hal yang mungkin terjadi pertama ia bersabar dan mengurungkan niatnya, kedua ia akan melakukan segala cara untuk memenuhi keinginannya. Segala cara yang mungkin ia lakukan pun beragam mulai dari bekerja keras, menabung, atau bahkan terburuk adalah mencuri.
            Perkembangan teknologi software merupakan salah satu tanda dari sebuah modernisasi. Modernisasi yang pada akhirnya menjadikan masyarakat menjadi individual, dan maraknya kejahatan demi mendapakan gaya hidup modern, namun dengan mempertahankan tradisi dapat menjadi solusi praktis untuk mencegah individualisme yang berlebih dan kejahatan ditengah era modern ini. Tradisi adalah sesuatu yang telah dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah. Berkembangnya software terkadang menjadi konflik dalam beberapa kalangan masyarakat, seperti berkembangnya software untuk mengakses audio dan video yang disalah gunakan oleh beberapa pengguna untuk mengakses video porno, kemudian menjadi pertentangan oleh beberapa komunitas agama dan terjadi sebuah konflik yang tidak jarang konfik tersebut akan berkembang jika tidak diatasi dengan cara yang benar.

            Namun demikian, ada beberapa pengembang yang memikirkan bagaimana agar software dapat terus berkembang pesat namun tidak mengubah tradisi yang ada dalam masyarakat. Misalnya Al-quran dalam bentuk .APK dimana Al-quran ini biasanya juga disediakan dalam bentuk audio, software  ini sangat membantu pengguna mempertahankan tradisi mengaji meskipun sedang dalam perjalanan. Jika tradisi dan perkembangan software dapat dijalankan dengan seimbang maka tidak akan ada konflik dan kejahatan. Software dan pengembangannya bukan suatu kesalahan, karena dalam pengembangan software merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang memerlukan logika. Mengikuti tradisi bukan berarti berhenti untuk berkembang untuk lebih maju, tetapi perlu adanya pengkajian dalam masyarakat untuk mengimbangi antara kebutuhan dengan keinginan. Software dapat menjadi kebutuhan ketika software digunakan sebagaimana ia seharusnya digunakan dan software hanya menjadi keinginan ketika pengguna tidak benar-benar membutuhkan software tersebut untuk keperluannya (seperti anak 3 tahun yang sebenarnya tidak perlu diberikan tablet karena boneka<tradisi mainan anak> adalah kebutuhannya, bukan sebuah tablet<teknologi> dengan radiasi yang belum tentu dapat direspon dengan baik oleh tubuhnya).