Jumat, 24 Juni 2016

Dampak Komputer Terhadap Perkembangan Bisnis

            Teknologi dapat didefiniskan sebagai pengetahuan atau perlengkapan yang digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa.  Internet adalah contoh yang jelas dari teknologi. Dengan menggunakan teknologi untuk meningkatkan modal, banyak bisnis mampu menghasilkan produk dan jasa dengan lebih cepat dan kualitas yang lebih tinggi.  Teknologi informasi melibatkan penggunaan informasi untuk menghasilkan produk atau jasa. Teknologi informasi meliputi penggunaan komputer untuk mentransfer informasi antar departemen dalam suatu perusahaan dan internet untuk menyediakan informasi bagi pelanggan. (Madura, 2007)
            Perkembangan lingkungan bisnis dengan perubahan teknologi yang semakin inovatif ke arah global menuntut pengambilan keputusan bisnis yang berkualitas. Penerapan teknologi dan informasi menyebabkan kebiasaan baru pada bidang bisnis. Dalam bidang bisnis saat ini pemggunaan komputer sangat penting untuk menunjang kegiatan transaksi. Misalnya pada perusahaan dagang seperti departemen store, telah dipergunakan mesin kasir (cash register) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer secara cepat dan tepat. Pengaruh teknologi memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan berbagai urusan bisnis.
            Terdapat beberapa pengaruh teknologi komputer dalam perkembangan bisnis, diantaranya:
 1.    Analisa Produk Dan Pasar
Internet dapat dijadikan tempat yang baik utuk melakukan riset pemasaran karena produsen atau perusahaan dapat langsung berhadapan dengan pelangganya. Analisa pasar akan membantu perusahaan untuk mendapatkan ide dalam pengembangan produk baru yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Setelah produk diluncurkan maka perusahaan pun dapat memperoleh umpan balik sebesar tingkat kepuasan konsumen terhadap produk baru tersebut.
 2.    Rekruitmen Tenaga Kerja dan Penyedian Lowongan Kerja
Saat ini rekruitmen tenaga kerja melalui Internet semakin digemari oleh perusahaan-perusahaan. Di Internet terdapat banyak daftar lowongan kerja dan bahkan juga pelamar pun sering pula mempromosikan dirinya melalui Internet. Sehingga dengan begitu antara yang membutuhkan tenaga kerja dan pencari pekerjaan dapat saling bertemu di Internet. Riwayat hidup tidak hanya dapat ditampilkan menggunakan web tetapi fasilitasnya juga ada di Internet seperti newsgroup atau usenet.
 3.    Akses Informasi dan Penyebaran Informasi
Mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas melebihi media lainnya. Dalam hal akses informasi, melalui internet pun jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan fax atau pos
 4.    Komunikasi Yang Cepat dan Pengiriman Dokumen Dengan Biaya Murah
Berbagai fasilitas yang ada di internet telah banyak membuktikan mampu mempercepat komunikasi dengan orang yang dituju. E-mail adalah salah satu contoh yang telah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi yang dilakukan di internet. Internet dapat juga di gunakan untuk mengirim dokumen secara online dalam waktu yang singkat.
 5.    Peluang Bisnis Baru
Banyak yang secara terus menerus memanfaatkan Internet untuk mencari ide-ide inovatif dan baru. Pemakai Internet sering memperoleh ide baru tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan penelitiannya di Internet tetapi juga ada nya suasana kooperatif di antara pemakai internet. Internet sering dijadikan forum komunikasi di antara para peminat di bidang masing-masing.

            Perkembangan teknologi komputer dan bisnis yang menyertainya dalam beberapa tahun ini semakin terasa dampaknya dalam aktifitas keseharian masyarakat. Kemudahan komunikasi yang disajikan memungkinkan perolehan informasi dengan cepat. Teknologi dan globalisasi telah mendukung seleksi alamiah dalam dunia bisnis. Keberhasilan pasar akan didapat oleh pelaku bisnis yang mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan lingkungan saat ini. Dengan perkembangan teknologi pelaku bisnis harus mampu menghasilkan nilai pada barang atau jasa yang dapat menarik minat beli masyarakat.



DAFTAR PUSTAKA

Madura, Jeff. 2007. Pengantar Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Purwanto, Djoko. 2006. Komunikasi Bisnis. Jakarta: Erlangga.

Jumat, 17 Juni 2016

Peranan Komputer untuk Manusia

            Saat ini peran komputer sudah berkembang begitu luas. Berbeda dengan dahulu ketika peran komputer masih dirasakan sangat terbatas. Komputer mengalami evolusi yang panjang, termasuk memberikan peranan yang beragam bagi kehidupan manusia dari era yang satu ke era berikutnya. Hampir semua aspek kehiupan memerlukan peran komputer. Pada dasarnya kebijakan masing-masing pengguna komputer yang menjadi penentu bagaimana komputer berperan. (Agus Hadi, 2016).
            Secara umum, peranan komputer di masa modern terbagi dalam 5 aspek, diantaranya:
1.    Komputer membantu pekerjaan jadi mudah
Dengan adanya komputer, banyak pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih mudah, lebih praktis dan lebih menghemat waktu serta biaya. Contohnya adalah karyawan sebuah bank, dengan menggunakan komputer segala aktivitas yang melibatkan perhitungan angka dapat dilakukan lebih mudah dan lebih cepat. Pekerjaan yang melibatkan proses pengelolaan data juga jadi kian mudah berkat adanya komputer.
2.    Komputer sebagai sarana pendidikan
Keberadaan program-program pintar yang ditanam pada sebuah komputer, dapat dimanfaatkan untuk belajar mulai dari hal-hal yang bersifat umum hingga yang bersifat sangat baru.
3.    Komputer sebagai sarana mencari informasi
Dengan adanya internet, peranan komputer telah berkembang sebagai sarana untuk mencari informasi. Dengan memanfaatkan komputer, setiap orang tidak perlu lagi bertanya pada orang sekitar atau mencari referensi buku tentang informasi tertentu, karena hanya dengan mengandalkan komputer dan jaringan internet maka  mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
4.     Komputer sebagai alat kontrol
Komputer saat ini dapat digunakan sebagai alat untuk mengontrol banyak hal. Seperti  mengontrol transaksi bisnis sebuah perusahaan, mengontrol keuangan, hingga mengontrol alat-alat lain yang terintegrasi dengan perangkat kompter.
5.    Komputer sebagai alat hiburan
Selain berfungsi sebagai alat untuk mendukung beragam aktivitas yang serius, manfaat komputer juga dirasakan sebagai alat hiburan. Contohnya untuk mendengarkan musik, menonton film atau video, bermain game, melakukan obrolan santai bersama teman dengan menggunakan fasilitas tertentu yang terhubung dengan internet, serta banyak lagi hal lainnya.


DAFTAR PUSTAKA:
Hadi, Agus. 2015. Manfat Komputer di Kehidupan Masa Kini. http://teknodaily.com/manfaat-komputer-di-kehidupan-masa-kini.(diakses tanggal 11 juni 2016).

Sabtu, 04 Juni 2016

Hardware Komputer

            Hardware adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi. Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah. (Zulkarnain, 2013).
            Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
1.    Input Device (unit masukan) Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan
2.    Process device (unit Pemrosesan) tak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process Device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU (Central Processing Unit). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan.
3.    Output device (unit keluaran) Output device merupakan peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Hasil pemrosesan tersebut dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol, khusus), image (dalam bentik grafis atau gambar), suara, dan bentuk lainnya yang dapat dibaca oleh mesin (manchine-readable from).
4.    Backing Storage ( unit penyimpanan) Storage atau biasa juga disebut memory adalah suatu tempat penyimpanan atau penampung data dan program. Dapat juga dikatakan sebagai Electronic Filing Cabinet pada sistem komputer. Penyimpanan cadangan merupakan penyimapanan semua informasi non aktif didalam komputer.
5.    Periferal (unit tambahan) adalah hardware tambahan yang disambungkan ke komputer, biasanya dengan bantuan kabel ataupun sekarang sudah banyak perangkat peripheral wireless. Peripheral ini bertugas membantu komputer menyelesaikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh hardware yang sudah terpasang didalam casing



DAFTAR PUSTAKA

Zulkarnain. 2013. Pengertian Hardware dan Perangkat Keras Komputer. http://belajar-komputer-mu.com/.Diakses 12 Juni 2016.

Minggu, 01 Mei 2016

Software Komputer

         Perangkat lunak (software) komputer adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yg disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yg akan menjalankan suatu perintah. Perangkat lunak disebut juga sebagai penerjemah perintah-perintah yg dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan atau diproses oleh perangkat keras. Melalui software atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah.
            Perangkat lunak (software) dibedakan menjadi 3 golongan, diantaranya:
1.  Sistem Operasi
Software sistem operasi merupakan suatu software kompleks yang memiliki fungsi untuk mengatur semua perangkat keras komputer yang terhubung dengan CPU.
2.  Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman (programming language) adalah bahasa yg digunakan untuk membuat program itu sendiri.
3.  Program Aplikasi
Program aplikasi merupakan software yang mempunyai fungsi khusus sesuai dengan tujuan pembuatannya. Program aplikasi merupakan software yang banyak digunakan untuk membantu menyelesaikan tugas tertentu, seperti untuk membuat surat, mendengarkan musik, menonton film, menghitung sejumlah angka, dan masih banyak lagi.

      Software juga dapat dikatakan sebagai perangkat lunak komputer yang menghubungkan pengguna (brainware) dengan perangkat keras (hardware) untuk menjalankan sebuah perintah dan menampilkannya dalam bentuk visual, grafik dan suara. Software komputer bisa juga disebut alat penerjemah perintah-perintah dari pengguna untuk ditransfer ke perangkat keras komputer. Kemudian terjadilah proses dalam sistem komputer yang akan menghasilkan data melalui perangkat output.



DAFTAR PUSTAKA
____.2013.Pengertian Software (Perangkat Lunak) Komputer. http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-software-perangkat-lunak-komputer/ (diakses tanggal; 30 April 2016)

____.2015.Pengertian Perangkat Lunak (Software) Komputer dan Fungsinya. http://infokomputerrakitan.blogspot.co.id/2015/06/pengertian-perangkat-lunak-software.html (diakses tanggal 30 April 2016)


____.2015. Pengertian dan Macam-macam Software. http://tekno-hp.blogspot.co.id/2015/09/pengertian-dan-macam-macam-software.html (diakses tanggal 30 April 2016)

Perkembangan Komputer di Indonesia

            Perkembangan penggunaan komputer semakin meningkat. Hal ini terjadi karena pentingnya komputer dalam peranan kehidupan sehari-hari, misalnya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang mana akan lebih baik dan cepat dengan menggunakan komputer. Komputer sendiri adalah suatu teknologi yang sekarang sudah tidak asing lagi untuk didengar. Saat ini, komputer sudah memasuki generasi kelima namun di Indonesia perkembangan komputer hanya baru sampai generasi keempat karena untuk mencapai generasi kelima butuh waktu dikarenakan pada generasi kelima sebuah komputer sudah terdapat kecerdasan buatan. Misalnya nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

            Perkembangan komputer di Indonesia sendiri terdiri dari empat era, yaitu pertama adalah era tahun 1960-an yang menjadi awal masuknya komputer ke Indonesia, yang kedua adalah era 1980-an yang merupakan masa-masa perkenalan dan pemahaman mengenai komputer. Kemudian era ketiga adalah era 1990-an yang merupakan pengembangan komputer, dan era yang terakhir adalah era diawal tahun 2000-an yang jauh lebih modern dan ditandai dengan fakta bahwa komputer menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia karena saat ini komputer dipakai untuk banyak tugas yang tidak hanya berhubungan dengan aritmatika.

Pengertian Komputer

            Komputer adalah alat yang digunakan untuk mengolah data berdasarkan perintah dalam rumus.
               S                                               P                               O                            K   
Komputer semula digunakan untuk membantu pekerjaan perhitungan aritmatika.
     S                             P                                                      K
Namun  komputer saat ini digunakan untuk pekerjaan selain perhitungan aritmatika
                   S                             P                                            K
Elemen dasar komputer terdiri dari pengguna, perangkat keras, dan perangkat lunak.
            S                               P                                                   O
Elemen dasar komputer tersebut merupakan elemen utama yang harus ada.
             S                                                                P                    K

            Kehadiran komputer sangat membantu memudahkan pekerjaan sehari-hari.
                                S                       P                                           K
Berikut beberapa alat yang menggunakan komputer:
                              S              P                            O
1. Bidang Kedokteran

Alat kedokteran yang menggunakan komputer yaitu CT-Scan.
        S                               P                   O                        K
2. Bidang Geografi
Alat pelacak  yang menggunakan komputer yaitu GPS.
         S                            P                   O                   K
3. Bidang Seni
Alat bantu menggambar menggunakan komputer sebagai pengganti kertas.
            S                                  P                  O                        K
4.  Bidang Kelautan
Alat pelacak kedalaman laut menggunakan komputer.

                      S                              P                  O

Jumat, 11 Maret 2016

Ibu Pergi ke Pasar

Ibu  pergi ke  Pasar. Di Pasar, Ibu memilih ayam sebelum membeli.
 S       P           O          K            S       P           O                K
Setelah memilih ayam yang segar, Ibu membeli ayam tersebut.
           K                                            S      P            O 
Ibu juga membeli rempah dan sayuran untuk pelengkap masakan.
S                   P                       O                                  K
Hari ini, Ibu berencana memasak gulai ayam.  
K               S                  P                 O
Selesai membeli bahan yang dibutuhkan, Ibu pulang ke Rumah.

                                 K                                 S        P           O

Minggu, 01 November 2015

Algoritma Pseucode untuk Bubble Sort & Selection Sort

Pseudocode adalah bentuk penulisan algoritma yang menggunakan struktur bahasa pemrograman sederhana. Walaupun pseudocode memakai struktur bahasa pemrograman, pseudocode tidak mengikuti aturan penulisan bahasa pemrograman manapun. Karena pseudocode dituliskan hanya untuk mempermudah seseorang memahami sebuah algoritma. Dengan begitu, pseudocode hanyalah menyerupai kode program saja, dan tidak bisa dimengerti langsung oleh komputer. Pseudocode baru bisa diolah oleh komputer jika telah mengikuti aturan penulisan sebuah bahasa pemrograman. (bahasa C, Java, Pascal, dan lain-lain.)
   
    1.      Algoritma Bubble Sort
Di antara beberapa algoritma pengurutan yang ada, algoritma bubble sort merupakan teknik yang paling sederhana. Proses pencarian solusi dilakukan secara brute force, langsung ke intinya, yaitu membandingkan elemen-elemen dalam tabel. Elemen yang lebih kecil ditukar posisinya dengan elemen yang lebih besar bila posisi elemen yang lebih kecil ada di bawah elemen yang lebih besar. Jika tabel belum terurut, proses diulang kembali sampai elemen paling kecil berada di posisi teratas dan elemen lainnya sudah terurut.

      a.      Contoh Sequence Bubble Short
Diketahui array L dengan N=5 (elemen belum terurut). Array akan diurutkan secara ascending.
  Ø  Pseucode;
procedure BubbleSort (input/output L : TabelInt, input n : integer)
{ Mengurutkan tabel L[1..N] sehingga terurut menaik dengan metode pengurutan bubble sort.
Masukan : Tabel L yang sudah terdefenisi nilai-nilainya.
Keluaran: Tabel L yang terurut menaik sedemikian sehingga
L[1] ≤ L[2] ≤ … ≤ L[N]. }
  Ø  Deklarasi;
i : integer { pencacah untuk jumlah langkah }
k : integer { pencacah,untuk pengapungan pada setiap langkah}
temp : integer { peubah bantu untuk pertukaran }
  Ø  Algoritma:
for i ← 1 to n - 1 do
for k ← n downto i + 1 do
 if L[k] < L[k-1] then {pertukarkan L[k] dengan L[k-1]}
temp ← L[k]
L[k] ← L[k-1]
L[k-1] ← temp
Endif
Endfor
Endfor
  Ø  Sorting:
Urutkan array berikut:             6          8          5          3          1
0   1   2   3   4
ü  Pass 1:
I=0 ; J= N-1 =4                       6          8          5          1          3
J = 3                                        6          8          1          5          3
J = 2                                        6          1          8          5          3
J = 1                                        1          6          8          5          3

Hasil akhir langkah 1: 1          6          8          5          3

0   1   2   3   4
ü  Pass 2:
I= 1; J= N-1=4                        1          6          8          3          5
J = 3                                        1          6          3          8          5
J=2                                          1          3          6          8          5

Hasil akhir langkah 2:             1          3          6          8          5

0   1   2   3   4
ü  Pass 3:
I= 1; J= N-1=4                        1          3          6          5          8
J=3                                          1          3          5          6          8

Hasil akhir langkah 2:             1          3          5          6          8 

      2.      Algoritma Selection Sort
Selection Sort adalah sebuah algoritma pengurutan, dimana data terkecil / terbesar akan ditempatkan di awal atau di akhir data. Berbeda dengan Bubble Sort yang langsung menukarkan data jika ditemukan, maka dalam selection sort setelah data yang tidak terurut ditemukan, tidak akan langsung ditukarkan melainkan akan ditandai terlebih dahulu sebagai data terkecil / terbesar dalam satu iterasi.
Terdapat dua pendekatan dalam metode pengurutan dengan Selection Sort :
  • Algoritma pengurutan maksimum (maximum selection sort), yaitu memilih elemen maksimum sebagai basis pengurutan.
  • Algoritma pengurutan minimum (minimum selection sort), yaitu memilih elemen minimum sebagai basis pengurutan.

  
  Ø  Contoh Squence Algoritma Maximum Selection Sort
Untuk mendapatkan array yang terurut menaik (ascending), algoritma maximum selection sort dapat ditulis sebagai berikut :
 Jumlah Pass = N-1 (jumlah pass)
Untuk setiap pass ke – I = 0,1,….., jumlah pass lakukan :
ü  cari elemen maksimum (maks) mulai dari elemen ke – I sampai elemen ke – (N-1)
ü  pertukarkan maks dengan elemen ke – I
ü  kurangi N dengan satu
Rincian setiap pass adalah sebagai berikut :
Langkah 1:      Cari elemen maksimum di dalam L[0..(N-1)]
Pertukarkan elemen maksimum dengan elemen L[N-1]
Langkah 2:      Cari elemen maksimum di dalam L[0..N-2]
Pertukarkan elemen maksimum dengan elemen  L[N-2]
Langkah 3:      Cari elemen maksimum di dalam L[0..N-3]
Pertukarkan elemen maksimum dengan elemen   L[N-3]
Langkah N-1:  Tentukan elemen maksimum di dalam L[0..1]
Pertukarkan elemen maksimum dengan elemen L[0]
(elemen yang tersisa adalah L[0], tidak perlu diurut karena hanya satu-satunya).
Jadi , pada setiap pass pengurutan terdapat proses mencari harga maksimum dan  proses pertukaran dua buah elemen array.
  Ø  Pseucode
      //prosedur algoritma Maximum Selection Sort secara Ascending (atau Descending)
      //I.S:array sudah berisi nilai integer yang belum terurut
      //F.S:nilai-nilai dalam array terurut secara Ascending (atau Descending)

            procedure v_SelAsc(input/output A:array[0..4]of integer, input N:integer)

  Ø  Deklarasi:
            maks, k, j, temp: integer

  Ø  Algoritma:
            for(k=(N-1);k>=0;kßk-1)  // for(k=0;k<=(N-2);kßk+1) jika dalam Descending
                  maksß0;
            // cari elemen maksimum
                  for(j=0;j<=k;jßj+1)
                        if (A[j] > A[maks])
                              maksßj;
                        endif
                  endfor
                  v_Tukar(A[k],A[maks])
            //panggil procedure v_Tukar
                  endfor
            end procedure

  Ø  Pseudocode Algoritma Tukar Tempat :

            //prosedur algoritma Tukar Tempat
            //I.S:nilai-nilai yang dikirimkan sudah terdefinisi sebelumnya
            //F.S:nilai yang dikirimkan tertukar nilainya

            procedure v_Tukar(input/output P:integer, input/output M:integer)

  Ø  Deklarasi:
            temp: integer

  Ø  Algoritma:
            temp ß P
                  P ß M
                  M ß temp
            endprocedur

  Ø  Sorting
Urutkan array berikut secara ascending, dengan algoritma maximun selection sort:
                        12                    10                    17                    7                      2
Pass 1:
ü  Cari elemen maksimun di dalam array L[0..4]. Maks=L[2]=17
ü  Tukar maks dengan L[4], maka diperoleh

12                    10                    2                      7                      17
Pass 2:  berdasarkan susunan array pada Pass 1
ü  Cari elemen maksimun di dalam array L[0..3]. Maks=L[0]=12
ü  Tukar Maks dengan L[3], maka diperoleh
7                      10                    2                      12                    17
Pass 3: berdasarkan susunan array pada Pass 2
ü  Cari elemen maksimum di dalam array [0..2]. Maks=L[1]=10
ü  Tukar Maks dengan L[2], maka diperoleh
7                      2                      10                    12                    17

Pass 4: berdasarkan susunan array pada Pass 3
ü  Cari elemen maksimum di dalam array [0..1]. Maks=L[0]=6
ü  Tukar Maks dengan L[1], maka diperoleh
2                      7                      10                    12                    17

Jadi, saat ini array L sudah terurut sacara maximum ascending
Awal   :           12                    10                    17                    7                      2          
Pass 1  :           12                    10                     2                     7                      17
Pass 2  :           7                      10                    2                      12                    17
Pass 3  :           7                      2                      10                    12                    17
Pass 4  :           2                      7                      10                    12                    17

#Untuk mengurutkan array secara descending pada algoritma maximum selection caranya hampir sama seperti mengurutkan secara ascending, hanya saja urutannya dari yang terbesar ke yang terkecil.
Seperti;
Awal   :           10                    7                      12                    2                      17
Pass 1  :           17                    7                      12                    2                      10
Pass 2  :           17                    12                    7                      2                      10
Pass 3  :           17                    12                    10                    2                      7
Pass 4  :           17                    12                    10                    7                      2

  Ø  Contoh Sequence Algoritma Maximum Selection Sort
Untuk mendapatkan array yang terurut menaik (ascending), algoritma minimum selection sort dapat ditulis sebagai berikut :
  ü  Jumlah Pass = N-1 (jumlah pass)
  ü  cari elemen minimum (min) mulai dari elemen ke – I sampai elemen ke – (N-1)
  ü  pertukarkan min dengan elemen ke – I
  ü  Untuk setiap pass ke – I = 0,1,….., N-1,  lakukan :
Rincian setiap pass adalah sebagai berikut : 
Langkah 1       :           Cari elemen minimum di dalam L[0..(N-1)]
Pertukarkan elemen terkecil dengan elemen L[0]
Langkah 2       :           Cari elemen minimum di dalam L[1..(N-1)]
Pertukarkan elemen terkecil dengan elemen L[1]
Langkah 3       :           Cari elemen minimum di dalam L[2..(N-1)]
Pertukarkan elemen terkecil dengan elemen L[2]
Langkah N-1   :           Tentukan elemen minimum di dalam L[(N-2)..(N-1)]
Pertukarkan elemen terkecil dengan elemen  L[N-2]
(elemen yang tersisa adalah L[N-1], tidak perlu diurut karena hanya satu-satunya).
  Ø  Pseucode
 //I.S:array sudah berisi nilai integer yang belum terurut
//F.S:nilai-nilai dalam array terurut secara Ascending (atau Descending)
procedure v_minAsc(input/output A:array[0..4]of integer,
input N:integer)


  Ø  Deklarasi
k, min, j, temp:integer
  Ø  Algoritma:
                        for(k=0;k<=(N-2);kßk+1)       //for(k=(N-1);k>=1;kßk-1) untuk descending
                        //cari elemen terkecil
min ß k
for(j=(k+1);j<=(N-1);jßj+1)    //for(j=0;j<=k;jßj+1)untuk descending
if (A[j] < A[min])
min ß j
endif
endfor
v_Tukar(A[k],A[min])
endfor
  Ø  Sorting
Urutkan array berikut secara ascending, dengan algoritma minimum selection sort:
                        12                    10                    17                    7                      2
            Pass 1
ü  Cari elemen terkecil di dalam array L[0..4]. Min=L[4]=2
ü  Tukar Min dengan L[0], maka diperoleh
2                      10                    17                    7                      12
            Pass 2  berdasarkan susunan array pada Pass 1
ü  Cari elemen terkecil di dalam array L[1..4]. Min=L[3]=7
ü  Tukar Min dengan L[1], maka diperoleh
2                      7                      17                    10                    12
Pass 3  berdasarkan susunan array pada Pass 2
ü  Cari elemen terkecil di dalam array L[2..4]. Min=L[3]=10
ü  Tukar Min dengan L[2], maka diperoleh
2                      7                      10                    17                    12
Pass 4 berdasarkan susunan array pada Pass 3
ü  Cari elemen terkecil di dalam array L[3..4]. Min=L[3]=12
ü  Tukar Min dengan L[3], maka diperoleh
2                      7                      10                    12                    17
Jadi, saat ini array L sudah terurut sacara minimum ascending
Awal   :           12                    10                    17                    7                      2
Pass 1  :           2                      10                    17                    7                      1
Pass 2  :           2                      7                      17                    10                    12
Pass 3  :           2                      7                      10                    17                    12
Pass 4  :           2                      7                      10                    12                    17
#Untuk mengurutkan array secara descending pada algoritma minimum selection caranya hampir sama seperti mengurutkan secara ascending, hanya saja urutannya dari yang terbesar ke yang terkecil.
Seperti
Awal   :           10                    7                      12                    2                      17
Pass 1  :           10                    7                      12                    17                    2
Pass 2  :           10                    17                    12                    7                      2
Pass 3  :           12                    17                    10                    7                      2

Pass 4  :           17                    12                    10                    7                      2